cctv ku

Jumat, 31 Oktober 2014

Reuni 2014



MENENGOK ACARA REUNI TH 2014 

Minggu , 26 Oktober 2014
Alhamdulillah niat Panitia mempertemukan konco-konco alumnus Seni Rupa D3 tahun 89 akhirnya bisa kelakon lagi , bertempat di Restauran -Ayam Resto Klodran , Solo pada hari Minggu 26 Oktober 2014  sekitar jam 10.00 sampai jam 02.00 acara Reuni bisa terlaksana dengan baik.
Sayangnya banyak teman kita yang dulu tahun 2013 hadir malah tahun 2014 tidak nongol ( Agung , Totok, Kirno, Bayu, Panji, Putri, Sahana, Waluyo, Tarto ) dengan alasan yang beraneka ragam, mudah-mudahan saja mereka masih bersedia ngumpul tidak mempunyai perasaan yang neko-neko. Tapi Alhamdulillah ada tiga teman yang tiba – tiba datang.
Mereka adalah : IS BASUKI, AGUS PURWADI DAN MARIDI KUSMIANTO. Acara temu kangen ini diprotokololi oleh Ustad kita Aziz dengan acara pertama sambutan Panitia oleh Ketua Jurusan Bp.Akir Nuryono , Sambutan Wakil dari alumnus Bp. Sularno mantan Lurah dan Sang Dalang yang dulu menjadi mahasiswa kesayangan dosen kita pak Suryo almarhum. Kemudian dilanjutkan sumbang cerita pengalaman dari Is Basuki, agus Purwadi dan Maridi. Sambil mendengarkan cerita teman – teman ini para peserta menikmati Nasi ayam resto , Es buah dan Snack kemudian acara sejenak diiringi Orgen Tunggal oleh pemusik kita seperti Kun Danar, Maridi dan Widi. Lagu Keroncong Bengawan Solo sempat berkumandang mengalun menghangatkan suasana Reuni ini.
Tak lupa Pak Ustad Aziz mengingatkan kita untuk berdoa bersama –sama untuk teman kita yang telah meninggal seperti Jatmiko dan Sujono semoga beliau segala amalnya diterima Allah SWT dan diampuni segala dosanya. Amin


sosok teman kta


MENGENAL TEMAN KITA WIKANSARI

Mungkin kalau tidak tahu nama Wikansari adalah nama sosok wanita, tapi ternyata Wikansari adalah sosok yang benar benar lelaki buktinya telah melahirkan 2 anak.
Nama Wikansari saat kuliah memang tidak begitu banyak dikenal karena tidak banyak tampil tapi yang jelas Wikansari saat kuliah nilai batiknya paling tertinggi alias Caumlaude karena secara diam diam ternyata punya ilmu dari ayahnya pengusaha batik.
Saya infokan Sobat kita ini banyak berperan dalam acara setiap reuni ini karena diam diam sobat kita ini pendukung dana alias mensport operasional reuni.
Hari Sabtu 30 Oktober 2014 pas saya pulang dari rapat dari Dinas pendidikan Sukoharjo saya sempatkan mampir ke rumah pak Wikansari yang beralamat di Kedung Gudel , Tawangsari Sukoharjo . Alhamdulillah pak Wikan lagi banyak waktu luang karena pekerjaan batiknya terhenti akibat listriknya mati. Sehingga banyak waktu untuk bisa jagongan dengan saya.
Dari hasil reuni ini ternyata saya bisa lebih akrab denga pak Wikan padahal dulunya jarang sekali omong omong. Banyak yang harus dipelajari pak Wikan ini karena pak Wikan termasuk ulet dalam bekerja dan pinter memanagemen keuangan keluarga bahkan toko kelontongnya. Meski ayahnya pengusaha batik pak Wikan merintis pekerjaan juga dimulai dari bawah yaitu sebagai sopir material sebuah toko besi milik pak denya, kemudian menjadi guru honorer yang kalau mengajar sering bawa truknya. Tetapi seiring jalannya waktu ternyata nasib menghendaki lain karena pekerjaan yang ditekuni pak Wikan  tidak membawa profesinya atau memberi masa depan yang baik  justru akhirnya terpaksa kembali menerjuni usaha batik ayahnya alias wiraswasta.
Alhamdulillah ternyata pakWikan ini cocok sebagai pengusaha batik warisan ayahnya. Ilmu seni rupanyapun sangat bermanfaat bagi usahanya khususnya dalam membuat motif batik. Dan sekarang usaha batik tulisnya ini diberi nama BATIK HANIFAH , Nama Hanifah diambil dari nama putrinya yang nomor dua.
Pabrik dan showroomnya ada di rumahnya, silahkan mampir untuk belanja kain batik karya pak wikan seperti baju atau daster atau kain dalam bentuk batik tulis atau batik cap. Ternyata karya batik pak Wikan ini banyak dinikmati para pejabat Kabupaten  termasuk pak Wardoyo pak Bupatinya Sukoharjo.