cctv ku

Kamis, 25 September 2014


MEMBURU KEBERADAAN MARIDI KUSMIANTO
Kita harus berterima kasih sekali untuk sobat kita Akir dan Wikansari, Dua orang inilah getol sekali mengumpulkan teman-teman alumnus Diploma 3 Seni Rupa. Hal ini terbukti Dua kali Reuni telah berlalu dan sukses meski beberapa teman yang telah diundang gak datang, Mudah-mudahan alumnus yang gak datang ini benar-benar lagi repot bukan sok merasa orang gede alias gak mau lagi kumpul sama orang-orang swasta. 
Untuk menginjak Reuni ke tiga th 2014 ini rupanya si Akir mempunyai beberapa target memburu teman- teman yang hilang dari kabarnya. Seperti Maridi yang tinggal di Ngawi, Bambang Bimantoko yang tinggal di Kebumen,Heru yang tinggal di Sragen dan beberapa temen yang belum kelacak seperti Yanik,Setioso,Is Basuki atau beberapa nama yang aku lupa.
Minggu , 21 September 2014 beberapa teman akhirnya bisa dikumpulkan untuk berangkat bareng-bareng memburu si Maridi yang tinggal di Ngawi. Seperti biasanya semua aksi relawan ini dipelopori Akir dan si Wikansari.
Beberapa teman yang ikut Si Sukadi,Purwanto,Joko Prasetyo dan aku sendiri. Sayang pak Wanto dan Kun gak bisa ikut. Sebagai pemandu jalan Pak JokoPras karena Joko pernah kerumah Maridi dua kali. Jam 09.00 pagi semua relawan reuni ini kumpul di rumah pak Tofek. Dengan Mobil plus pengemudinya pak Wikan akhirnya kamipun berangkat menuju keberadaan asal Maridi di Desa Ngrambe-Ngawi-Jawa Timur. Melalui Bekonang , Karang anyar dan rute rute di desa serta alas alas karet perjalanan terasa mengasyikkan seperti bak wisata.
Alhamdulillah melalui perjalanan 4 jam dengan nyantai jam 12.00 tepat adan dhuhur kami dah tiba di desa Ngrambe. Namun kami menghentikannya untuk sholat dulu dan sarapan nyoto. Untuk menuju rumah Maridi memang harus melalui jalanan yang nanjak karena posisinya memang di kaki gunung Lawu.
Untuk memburu memang ada beberapa hambatan seperti harus Tanya sana sini karena maklum udah puluhan tahun gak ketemuan.
Sampailah di ujung kesuksesan, Tuhan ternyata merestui .sebuah rumah model tiang spanyol yang berdiri megah sempat menghentikan kami untuk bertanya. Dan Subhanallah ternyata disitulah kami dipertemukan Maridi yang kabarnya telah menghilang karena tugas diKalimantan sebagai Guru . Diluar dugaan ternyata si Maridi sudah pindah tugas dan sekarang mengajar di salah satu sekolah Negri di Ngawi bahkan jabatan Maridi sebagai Wakil Kepala sekolah bagian Humas.
Kamipun saling berjabat tangan bahkan berpelukan sebagai bentuk bahwa semua alumnus adalah saudara.












Tidak ada komentar:

Posting Komentar